Siklus Hidup Kesehatan

Pendampingan menjaga kesehatan sepanjang siklus kehidupan, dengan informasi khusus setiap tahap usia

Bayi sehat sedang tersenyum dengan ibu dalam program ASI eksklusif dan imunisasi Kemenkes RI

Bayi dan Balita

< 5 Tahun

Anak-anak bermain di taman dengan sehat dan ceria dalam program GERMAS Kementerian Kesehatan

Anak-Anak

5-9 Tahun

Remaja akhir melakukan aktivitas sehat dan produktif sesuai program Kemenkes RI

Remaja

10-18 Tahun

Orang dewasa melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di puskesmas - Program deteksi dini Kemenkes

Dewasa

20-59 Tahun

Lansia berjalan pagi dengan senyum sehat dalam program Posyandu Lansia Kemenkes RI

Lansia

60+ Tahun

Memuat data siklus hidup...

Bayi sehat sedang tersenyum dengan ibu dalam program ASI eksklusif dan imunisasi Kemenkes RI

Bayi dan Balita

Kelompok Umur

Bayi dan Balita

|

< 5 Tahun

|Artikel Bayi dan Balita
Kesehatan Umum
Pencegahan
Gaya Hidup Sehat
Deteksi Dini

Masa di bawah lima tahun atau balita adalah Golden Age karena pertumbuhan fisik dan otak anak sedang melaju sangat cepat. Supaya tumbuh kembangnya maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu orang tua perhatikan sejak dini.

Nutrisi adalah kunci. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, lalu lanjutkan dengan MPASI yang sehat setelah usia 6 bulan dan tetap berikan ASI sampai usia 2 tahun. Ibu menyusui juga perlu menjaga asupan nutrisi agar kualitas ASI tetap baik.

Pantau tumbuh kembang si kecil secara rutin dengan datang ke Posyandu atau dokter dan membawa buku KIA. Ada tiga indikator utama yang perlu diperhatikan, yaitu berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.

Lindungi si kecil dengan imunisasi lengkap untuk mencegah penyakit berbahaya. Selain itu, jaga kebersihan kulit dan pastikan lingkungan rumah sehat serta aman untuk tempat bermain.

Stimulasi otak juga penting, bukan cuma makan. Anak perlu diajak gerak aktif, bermain, dan dibacakan cerita untuk melatih kecerdasan sosial, bahasa, dan kemampuan berpikirnya. Kalau si kecil terlihat tidak aktif, responsnya kurang, atau ada keluhan kesehatan lain, segera konsultasikan ke dokter atau Puskesmas terdekat.

Upaya Kesehatan Bayi selain ditujukan kepada bayi juga ditujukan kepada orang tua atau pengasuh untuk mendukung dan mewujudkan bayi yang sehat. Upaya Kesehatan Bayi harus melibatkan peran serta bayi dalam menjaga mempertahankan dan meningkatkan kesehatan dirinya.

Dukungan keluarga sangat diperlukan sehingga bayi dapat tumbuh sehat sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakatnya; mencegah perkawinan bayi; dan memfasilitasi bayi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar. Dukungan Keluarga sebagaimana dimaksud dalam pengasuhan, pemeliharaan, Pendidikan, dan perlindungan kepada bayi.